Penutup: Jagalah Hati
Setelah tercipta sosok muslim yang ideal bagi seorang muslim, maka yang harus dia lakukan adalah menjaga hati. Karena hati inilah yang nantinya akan menentukan atau apakah dia tetap lurus atau berkelok-kelok. Apakah ihsan atau maksiat. Sebagaimana sabda Nabi saw.,
“Di dalam tubuh ada segumpal daging. Kalau ia baik maka akan baik keseluruhannya. Kalau ia buruk maka akan buruk keseluruhannya. Segumpal daging itu adalah hati.” (HR Bukhari)
Jadi hati, terutama yang sudah baik, perlu dijaga. Maka sebagai penutup dari buku ini akan dikutip senandung yang diciptakan oleh Aa' Gym mengenai menjaga hati, agar hati menjadi selamat. Menjadi qalbun salim. Semoga bermanfaat.
Jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati cahaya Ilahi
Bila hati kian bersih, pikiran akan jernih
Semangat hidup nan gigih, prestasi mudah diraih
Namun bila hati keruh, batin selalu gemuruh
Seakan dikejar musuh, dengan Allah kian jauh
Bila hati kian suci, tak ada yang menyakiti
Pribadi menawan hati, ciri mukmin sejati
Tapi bila hati busuk, pikiran jahat merasuk
Akhlak kian terpuruk, jadi makhluk yang terkutuk
Bila hati kian lapang, hidup sempit terasa senang
Walau kesulitan datang, dihadapi dengan tenang
Tapi bila hati sempit, segalanya jadi rumit
Seakan terasa terimpit, lahir batin terasa sakit
Wallahu a'lam
* * * |